Apa Itu Fixed Income Security? Jenis, Risiko, dan Keuntungan Instrumen Fixed Income

5 min read

Apa yang dimaksud dengan fixed income security

Instrumen pendapatan tetap atau fixed income security adalah salah satu instrumen keuangan yang populer di pasar modal. Hal ini karena di tengah gejolak pasar modal, instrumen investasi pendapatan tetap (fixed income security) hadir sebagai instrumen yang memberikan ketenangan bagi para investor. Dikenal dengan potensi keuntungan stabil dan risiko yang relatif lebih rendah, fixed income security menjadi pilihan menarik bagi investor yang menginginkan portofolio yang lebih seimbang.

Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai fixed income security, termasuk definisi, jenis, risiko, keuntungan, dan mengapa obligasi merupakan salah satu jenis fixed income security yang paling umum dan minati masyarakat.


    Apa itu Fixed Income Security?

    Secara sederhana, fixed income security adalah instrumen keuangan yang menawarkan pembayaran tetap kepada pemegangnya dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Sifatnya yang berkala dan biasanya dalam bentuk bunga, menjadikannya sebagai alternatif investasi yang menjanjikan. Dalam konteks ini, jumlah pembayaran yang ditetapkan pada awal investasi dan bersifat tetap memberikan ketenangan pikiran bagi investor, yang dapat dengan jelas memproyeksikan pendapatan yang akan diterima dari investasi mereka.

    Secara lebih detail, fixed income security dapat diibaratkan sebagai penanaman benih dalam kebun finansial seseorang. Sebagaimana seorang petani yang memelihara tanamannya, investor memberikan “pinjaman” pada berbagai entitas seperti pemerintah, perusahaan, atau lembaga keuangan, dan sebagai gantinya, menerima imbalan berupa pembayaran reguler. Analogi ini membantu untuk memahami bagaimana investasi semacam itu memberikan kepastian, seperti petani yang dapat mengantisipasi dan merencanakan hasil panennya.

    Misalnya, ketika seseorang berinvestasi dalam obligasi sebuah perusahaan, perusahaan tersebut berkomitmen untuk membayar sejumlah tertentu pada interval yang telah disepakati, sebagai imbalan atas “pinjaman” investor. Dengan demikian, investor memiliki pemahaman yang jelas tentang arus kas yang akan diterima dari investasi mereka, mirip dengan membangun sumber pendapatan pasif yang stabil.

    Dengan konsep ini, fixed income security menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan pendapatan tambahan yang konsisten untuk berbagai keperluan, mulai dari rencana liburan hingga pembangunan tabungan pensiun. Yang lebih penting lagi, investasi semacam ini memberikan perlindungan terhadap fluktuasi pasar yang sering terjadi di pasar saham. Hal ini memberikan kedamaian pikiran bagi investor seperti petani yang menanam tanaman yang tumbuh stabil, menghasilkan buah setiap musim, tanpa terpengaruh oleh cuaca yang berubah-ubah.

    Jenis-jenis Fixed Income Security

    Setelah paham apa yang dimaksud dengan fixed income security, mari kita bahas jenis-jenis dari instrumen ini. Beragam jenis fixed income security tersedia di pasar modal, masing-masing dengan karakteristik dan risikonya sendiri. Berikut beberapa yang umum diperdagangkan:

    1. Obligasi: Obligasi adalah bentuk fixed income security yang paling umum. Obligasi diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan, atau lembaga keuangan sebagai cara untuk meminjam uang dari investor. Obligasi memiliki tanggal jatuh tempo di mana penerbit obligasi harus mengembalikan pokok pinjaman kepada pemegang obligasi, bersama dengan pembayaran bunga yang telah ditetapkan sebelumnya.
    2. Surat Utang Negara (SUN): SUN merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah suatu negara untuk mendanai defisit anggaran atau proyek-proyek pembangunan. Pembayaran bunga SUN biasanya lebih tinggi daripada obligasi lainnya karena dianggap memiliki risiko kredit yang lebih tinggi.
    3. Obligasi Perusahaan: Obligasi perusahaan diterbitkan oleh perusahaan untuk mendanai proyek-proyek ekspansi, restrukturisasi utang, atau keperluan modal kerja lainnya. Pembayaran bunga obligasi perusahaan biasanya lebih tinggi daripada SUN karena risiko kredit perusahaan bisa lebih tinggi.
    4. Obligasi Municipal: Obligasi municipal diterbitkan oleh pemerintah daerah atau lokal untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur seperti jalan, sekolah, atau fasilitas kesehatan. Pembayaran bunga obligasi municipal biasanya bebas dari pajak federal, sehingga menarik bagi investor dengan tingkat pajak yang tinggi.

    Mengapa Obligasi Disebut Instrumen Pendapatan Tetap?

    Obligasi disebut sebagai instrumen pendapatan tetap karena investor akan menerima pembayaran bunga (kupon) secara berkala dan pokok pinjaman pada tanggal jatuh tempo. Kupon ini telah ditentukan di awal saat investor membeli obligasi, sehingga investor dapat memprediksi pendapatan yang akan mereka terima dengan cukup akurat.

    Rasio Penilaian Fixed Income Security

    Dalam menganalisis fixed income security, terdapat beberapa rasio yang penting untuk dipertimbangkan. Rasio-rasio ini membantu investor untuk memahami potensi pengembalian dan risiko yang terkait dengan investasi tersebut. Berikut adalah penjelasan singkat tentang beberapa rasio penting yang digunakan dalam menganalisis fixed income security:

    1. Yield to Maturity (YTM): YTM adalah total pengembalian yang diharapkan dari obligasi jika dipegang hingga jatuh tempo. Rasio ini menggambarkan tingkat pengembalian yang akan diperoleh oleh investor jika semua pembayaran bunga dan nilai pokok obligasi diterima tepat pada waktunya dan obligasi dipegang sampai jatuh tempo. YTM penting karena memberikan gambaran tentang tingkat keuntungan aktual dari obligasi tersebut.
    2. Current Yield: Current yield adalah pengembalian tahunan saat ini yang didasarkan pada harga obligasi saat ini. Rasio ini dihitung dengan membagi pembayaran bunga tahunan obligasi dengan harga pasar saat ini. Current yield berguna bagi investor yang tertarik untuk mengetahui tingkat pengembalian yang akan mereka terima berdasarkan harga obligasi saat ini, tanpa memperhatikan potensi perubahan nilai pasar di masa mendatang.
    3. Durasi (Duration): Durasi adalah ukuran sensitivitas harga obligasi terhadap perubahan suku bunga. Durasi mengukur berapa lama waktu yang diperlukan untuk mendapatkan kembali investasi awal melalui arus kas yang diterima dari obligasi, termasuk pembayaran bunga dan pengembalian nilai pokok pada jatuh tempo. Durasi membantu investor untuk memahami tingkat risiko yang terkait dengan fluktuasi suku bunga, karena obligasi dengan durasi yang lebih lama cenderung lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga.

    Dengan memahami dan menggunakan rasio-rasio ini, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik dalam memilih fixed income security yang sesuai dengan tujuan investasi dan toleransi risiko mereka.

    Keuntungan dan Risiko Fixed Income Security

    Dalam berinvestasi, kita harus paham bahwa setiap instrumen investasi memiliki keuntungan dan risiko yang harus dipahami dengan baik oleh investor. Karena itu, mari kita bahas potensi keuntungan dan risiko dari instrumen fixed income.

    Keuntungan Fixed Income Security

    1. Pendapatan Stabil: Salah satu keunggulan utama dari investasi dalam fixed income security adalah kemampuannya untuk menyediakan arus kas yang stabil dan teratur. Pembayaran yang dijanjikan secara berkala memberikan kepastian kepada investor, membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang menginginkan pendapatan yang konsisten.
    2. Risiko yang Relatif Rendah: Dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya seperti saham, fixed income security umumnya dianggap memiliki risiko yang lebih rendah. Hal ini karena pembayaran tetap yang dijanjikan oleh obligasi atau instrumen lainnya memberikan perlindungan terhadap fluktuasi nilai pasar yang lebih besar.
    3. Diversifikasi Portofolio: Fixed income security dapat menjadi komponen penting dalam strategi diversifikasi portofolio. Dengan mengalokasikan sebagian dari investasi ke dalam instrumen ini, investor dapat mengurangi risiko keseluruhan portofolio mereka, karena kinerja fixed income security sering kali tidak berkorelasi dengan kinerja pasar saham.
    4. Lindung Nilai Terhadap Inflasi: Beberapa jenis fixed income security, seperti obligasi Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS), dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap inflasi. Pembayaran kupon dan nilai pokok obligasi TIPS disesuaikan secara berkala dengan tingkat inflasi, sehingga membantu mempertahankan nilai riil investasi dalam lingkungan inflasi yang tinggi.

    Risiko Fixed Income Security

    1. Risiko Kredit: Salah satu risiko utama yang terkait dengan investasi dalam fixed income security adalah risiko kredit, yaitu kemungkinan bahwa penerbit obligasi tidak dapat membayar kembali pokok pinjaman atau pembayaran bunga yang dijanjikan. Ini dapat terjadi jika penerbit mengalami kesulitan keuangan atau gagal memenuhi kewajiban pembayaran mereka.
    2. Risiko Suku Bunga: Nilai pasar dari fixed income security dapat turun jika suku bunga naik. Obligasi yang ada dengan tingkat bunga yang lebih rendah dari tingkat pasar baru akan menjadi kurang menarik bagi investor, sehingga mengurangi nilai pasar obligasi yang ada.
    3. Risiko Inflasi: Inflasi dapat mengurangi nilai riil dari pembayaran kupon dan pokok pinjaman yang diterima oleh pemegang obligasi. Jika tingkat inflasi melebihi tingkat bunga yang dibayarkan oleh obligasi, maka pemegang obligasi akan mengalami pengurangan daya beli atas pendapatan mereka.
    4. Risiko Likuiditas: Beberapa jenis fixed income security mungkin kurang likuid, yang berarti sulit untuk menjualnya dengan cepat tanpa mengorbankan nilai. Hal ini dapat terjadi terutama pada obligasi korporasi atau obligasi yang kurang populer, dan dapat menyebabkan kesulitan bagi investor yang ingin keluar dari investasi mereka dengan cepat.

    Kesimpulan

    Dalam dunia investasi, memahami fixed income securities adalah kunci untuk membangun portofolio yang stabil dan menguntungkan. Melalui artikel ini, kita telah menjelajahi berbagai jenis fixed income securities, mempelajari keuntungan dan risiko yang terkait, serta mengenal rasio-rasio penting dalam menganalisis investasi ini.

    Tetapi, dalam menghadapi tantangan dan mencari peluang di pasar keuangan yang terus berubah, penting bagi investor untuk mengambil langkah yang cerdas dan inovatif. Di sinilah peran EKUID sebagai platform securities crowdfunding menjadi sangat relevan. Dengan memanfaatkan teknologi dan kemajuan finansial, EKUID membuka pintu investasi ke berbagai sektor potensial dan UMKM dengan potensi return investasi hingga 15%.

    Dengan EKUID, investor tidak hanya mendapatkan akses ke berbagai peluang investasi yang menarik, tetapi juga memainkan peran dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan sektor ekonomi yang beragam. Diversifikasi portofolio Anda dengan investasi melalui EKUID bisa menjadi langkah cerdas dalam meraih tujuan keuangan Anda.

    Jadi, mari kita jelajahi peluang investasi yang menarik, mari kita berinvestasi dengan bijak, dan mari kita bersama-sama membangun masa depan keuangan yang lebih cerah melalui EKUID.

    Yuk Cek Berbagai Proyek Menarik di EKUID

    Investasi menguntungkan saat suku bunga tinggi

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *